Latest Entries »

Flashback

Author POV

Seorang namja sedang berdiri di balkon kamarnya yg menghadap ke laut, menunggu sang fajar menghilang tenggelam di laut di hadapannya. Pandangan mata namja tersebut hanya terfokus pada sang fajar hingga tiba-tiba terdengar teriakan seorang gadis yg berdiri di sisi pantai yg kemudian ambruk dan tergeletak begitu saja disana.

 

Sungmin POV

“Ya Tuhan, apa yg terjadi pada gadis itu?” ujarku sambil berlari keluar menghampirinya. Dan benar saja, gadis ini pingsan entah karena apa. “Oh ayolah sungmin, kau tidak mungkin meninggalkan sendirian begitu saja kan? Dan kau sudah ada di depannnya sekarang jadi apalagi yg kau pikirkan?!” ocehku sendirian. Aku pun membawanya ke apartemenku yg memang tidak jauh dari pantai sini.

Aku membaringkannya di tempat tidurku, tidak tahu apa yg harus kulakukan sekarang. Mukanya terlihat pucat, kulitnya pun terasa dingin, mungkin dia hanya kedinginan. Akupun menyampirkan selimut menutupi tubuhnya, dan kemudian beranjak ke dapur untuk menyiapkan makanan kalau-kalau gadis ini terbangun dan mungkin kelaparan.

 

Sungmi POV

Hangat, nyaman, rasanya ranjang ini terlalu nyaman untuk kutinggalkan. Ranjang? Ranjang? Ranjang? Akupun membuka mataku dan benar saja, aku terbaring di sebuah ranjang. Tapi dimana ini? Seingatku aku berada di pantai, berteriak melampiaskan perasaanku yg terasa sesak dan karena aku seharian belum makan dan juga kedinginan akhirnya semuanya gelap.

“Ah, apakah aku pingsan saat itu?” ucapku begitu menyadari apa yg terjadi.

“Iyah kau pingsan setelah berteriak-teriak tidak jelas” ucap seorang namja menimpaliku.

“Siapa kau? Apa yg kau lakukan disini? Jangan-jangan kau berniat menculikku dan meminta tebusan pada keluargaku, atau kau ingin menunjukkan sisi kepahlawananmu dengan membawaku kesini dan berharap aku akan memuji-mujimu dan mengatakan pada semua orang kau dengan baiknya telah menolongku? Kalau itu maksudmu tuan, kau salah mencari sasaran.” ujarku tegas, alih-alih mengucapkan terima kasih, aku malah menuduhnya yg tidak-tidak tapi itu karena aku gugup. Gugup? Aku tidak tahu kenapa tapi aku merasa gugup setelah melihatnya yg tampak begitu mempesona di hadapanku. ‘Sungmi, kau sudah gila’ rutukku dalam hati.

Namja itu berjalan menghampiriku, ah sial dia pasti akan balik membentakku dan mengusirkan. Tentu saja setelah omong kosong yg baru saja kulontarkan padanya, sangat tidak heran kalau dia akan mengusirku dan mengataiku. Aku hanya pasrah saat dia sudah berdiri di depanku.

“Aku tidak tahu apa yg terjadi padamu, tapi sepertinya kita senasib. Kau sedang patah hati kan?” ucapnya sambil tersenyum dengan tatapan mata yg terlihat sendu.

 

Sungmin POV

Harusnya aku marah mendengarkan kata-katanya barusan, apa aku tampak seperti orang jahat? Alih-alih marah, aku malah berjalan menghampirinya. Mukanya terlihat kaget namun juga pasrah, lucu sekali. Kenapa aku malah merasa kalau kami senasib sekarang, patah hati.

“Aku tidak tahu apa yg terjadi padamu, tapi sepertinya kita senasib. Kau sedang patah hati kan?” ujarku setelah berada di depannya. Mukanya terlihat kaget dan dia hanya diam mematung saja. “Sudah kuduga, kalau begitu kurasa kita bisa saling memahami dan kuharap tidak ada kesalahpahaman apapun lagi di antara kita, aku yakin kau tahu dengan pasti aku tidak ada niat buruk membawamu kesini, karena tidak pernah ada orang yg mengatakan wajahku seperti orang jahat.” ujarku sambil berbalik pergi meninggalkannya yg masih duduk mematung di ranjang.

“Ah iya, aku sudah menyiapkan makanan. Ayo makan malam bersama.” ucapku sebelum benar-benar meninggalkannya sendirian di kamar. Kenapa rasanya aku ingin tertarik padanya? Haha pikiran macam apa itu.

Flashback End

 

Yehyun POV

“Waaahhh pertemuan yg romantis, lalu kapan kau akan melamar gadismu itu? Apa lagi yg kalian tunggu? sejak awal kau sudah merasa tertarik padanya, lalu untuk apa lagi menunggu selama ini? apa setahun tidak cukup untuk membuatnya yakin padamu?” tanyaku pada sahabat baikku ini, setelah tanpa diduga dia menjadi tamu dadakan hari ini, kejutan yg menyenangkan. Ditambah lagi, dia membawa seorang gadis yg telah mengisi hatinya selama ini, seseorang yg akhirnya bisa membuatnya bahagia dan kembali menjadi sahabat baikku seperti dulu.

“Dia trauma hyunnie ah, sebelumnya dia sudah hampir menikah tapi sialnya calon pengantin prianya tidak menampakkan batang hidungnya saat hari pernikahannya. Kurasa dia masih takut kalau tiba-tiba aku akan meninggalkannya seperti lelaki brengsek tadi. Meskipun dia tidak pernah mengatakannya secara langsung, tapi setiap aku menyebut pernikahan, dia selalu tampak kaget dan mencoba mencari topik lain. Aku tidak bisa menikahinya kalau dia tidak merasa yakin padaku.” Ujarnya sambil tertunduk lesu dan tersirat kesedihan di wajahnya.

“Tenanglah, aku yakin suamiku bisa meyakinkan gadismu itu” ujarku sambil tersenyum padanya dan mengedip sambil melirik dua orang yg sedang berdiri di luar balkon rumahku.

 

Kyuhyun POV

“Kau kenapa mengajakku mengobrol disini? Apa kau tidak takut pacarmu itu akan tertarik lagi pada istriku? Atau mungkin kau tidak tahu kalau dulu pacarmu itu menyukai istriku?” tanyaku basa-basi meskipun aku cukup yakin sungmin sudah menceritakan tentangnya dan istriku yg merupakan sahabat dekat dan cintanya yg bertepuk sebelah tangan pada istriku, seperti halnya istriku yg menceritakan semua tentang kedekatan mereka selama aku tidak ada namun tetap menjaga cinta dan hatinya untukku.

“Hahaha..aku yakin padanya. Mungkin dulu dia memang memiliki perasaan khusus pada istrimu dan mungkin sampai sekarang kenangan itu memiliki tempat tersendiri di hatinya, tapi yg pasti sekarang akulah yg memenuhi isi hatinya, setidaknya jauh lebih besar dari kotak kecil berisi kenangan cintanya pada istrimu itu.” Aku tersenyum mendengar jawabannya.

“Lalu, apa lagi yg kalian tunggu. Jawabanmu barusan sudah menunjukkan kalau kau benar-benar yakin pada dirinya, dan kurasa dia pun demikian. Jadi apa lagi yg kalian tunggu? Apa kau punya trauma dengan ikatan pernikahan sungmi-sshi?” tanyaku penasaran.

 

Sungmi POV

“Lalu, apa lagi yg kalian tunggu. Jawabanmu barusan sudah menunjukkan kalau kau benar-benar yakin pada dirinya, dan kurasa dia pun demikian. Jadi apa lagi yg kalian tunggu? Apa kau punya trauma dengan ikatan pernikahan sungmi-sshi?”

Tepat sasaran. Trauma. ;sigh

“Sebelumnya aku hampir menikah dengan seseorang yg kucintai dan kukira mencintaiku juga. Kau tahu, sehari sebelum menikah, kami masih membicarakan rencana masa depan kami, sampai nama anak kami kelak pun kami sudah menentukannya. Sayangnya, saat hari pernikahan kami, dia tidak menunjukkan batang hidungnya. Dengan bodohnya aku masih menunggunya di gereja sampai malam, kalau-kalau dia akan kembali lagi, aku akan langsung memaafkannya tanpa peduli alasannya, asalkan dia kembali, hanya itu. Namun itu semua sia-sia. Dia tidak pernah kembali, dan seminggu setelah itu, aku menerima surat darinya. Alasan dia tidak datang saat hari pernikahan itu karena malam sebelum hari pernikahan itu dia merasa tidak yakin pada kehidupan kami kelak. Hanya karena tidak yakin, dia memutuskan tidak datang dan secara tidak langsung mengakhiri semunya. Kyuhyun-sshi, kalau kau berada di posisiku, apa yg akan kau lakukan? Apa kau tidak merasa takut saat hari pernikahanmu Yehyun tidak muncul? meninggalkanmu dengan hati yg terluka, menanggung malu pada tamu-tamu yg hadir disana. Aku sangat yakin pada perasaan Sungmin Oppa, tapi tetap saja aku takut Sungmin Oppa tidak akan muncul saat hari pernikahan kami nanti. Aku takut.” tanpa sadar aku menitikkan air mata itu, akhirnya aku bisa mengeluarkan ketakutanku selama ini yg bahkan selalu kututupi saat sedang bersama Sungmin Oppa.

“Apa Sungmin Hyung pernah mengingkari janjinya bertemu denganmu?” tanyanya singkat

“Tidak pernah, Sungmin Oppa malah selalu datang lebih awal dariku.” jawabku

“Kalau begitu, anggap saja pernikahanmu seperti itu. Anggap saja kau dan Sungmin Hyung sedang janjian kencan di gereja, dan dia pasti sudah berada disana saat kau memasuki gereja. Bagaimana? Ganti kata pernikahan dengan kata kencan, kau yakin Sungmin Hyung pasti akan datang kan?” tanyanya retoris

 

Hari pernikahan

“Oppa, kau selalu datang lebih awal. Gomawo” ucapku sambil bisik-bisik pada seorang namja disampingku, yg sebentar lagi akan menjadi suamiku.

“Tentu saja, bukankah selama ini selalu seperti ini?’ jawabnya tak kalah bisik-bisik sambil memamerkan senyuman manisnya.

“Mempelai pria dan wanita sudah hadir sekarang………………” ucap pendeta di hadapan kami, mengikrarkan kami sebagai suami-istri yg sah sekarang.

‘Gomawo Kyuhyun Oppa atas saran anehmu tapi memang sangat jitu untukku’ ucapku dalam hati dan mengerling pada Kyuhyun Oppa yg tertawa dan Yehyun eonnie yg tersenyum memandang kami. Disinilah kami menikah, di sebuah gereja di Jerman, hanya ada aku Sungmin Oppa, Kyuhyun Oppa dan Yehyun eonnie yg menjadi saksi.

THE END

Epilog yg aneh bukan? Seperti biasa, cast utama tidak menentu #plak

 

Advertisements

 Author                         : Kyulee ^^ (@kyulee_elfina klo mw foll boleh)

Main Cast                    : Lee Sungmin (SJ), Lim Sungmi *temen saya J

Support Author       : Shin Yehyun

Rating                          : Parent Guide mungkin perlu

Genre                           : Bisa senang, bisa sedih,,entahlah (?)

Warning                      : klo ada typo, moga ngerti ya mksd benernya apa 😀

Ps:

Akhirnya setelah hampir 6 bulanan, saya kembali mood membuat sekuel FF Oneshoot saya sebelumnya,,hehe

Biar nyambung, mending baca dulu FF saya yg sebelumnya , judulnya “Sorry, It Always Be Him” ^^

Tadinya yg ini mw oneshoot juga, tapi di FF sebelumnya ada komen dibikin 2shoot, jadi yah 2shoot aja ya dan lanjutannya belum saya bikin J karena saya tipe orang mood2an, semoga aja mood saya ga ilang dan cepet beresin ni cerita. Udah pembukaannya, met baca. Komen akan sangat membantu J gomawo

 

‘……’ tandanya ngomong dalam hati

“……” tandanya ngomong beneran *pake suara* J

SUNGMIN POV

21 Maret 2011

Pasti ini terasa begitu menyakitkan

Saat kau kehilangan sesuatu yg kau sayang

Bila kau tak tahu mungkin itu yg terbaik

Ada rahasia terindah yg diinginkan-NYA

 

Ku hanya ingin agar engkau bisa pahami

Memaknai yg terjadi dengan tulus hati

Meski ku akui tak mudah untuk terima

Segala yg telah menjadi ketetapan-NYA

 

Leraikan gundah tabahkanlah hati

Dan yakinilah semua itu rencana dari-NYA

 

Sudahlah lupakan segala yg membuatmu merana

Hanya kan membuat dirimu dihantui gelisah

Biarkanlah semua kan berlalu dengan apa adanya

Karena dibalik yg terjadi pasti ada hikmahnya untuk kita

Lagu ini, aku sering memutarnya. Aku tidak sengaja mendengar lagu ini dari supir taxi yg saat itu memutarnya dalam perjalanan pulang menuju apartemenku. Entah kenapa, aku merasa lagu itu ditujukan untukku. Sejak saat itu hingga kini, lagu itu selalu menemaniku, seolah-olah menguatkanku untuk selalu percaya bahwa ada hikmah dibalik semua yg telah terjadi dalam hidupku ini.

Tahukah kalian ada apa di hari ini?? Hari ini adalah hari kebahagiaan sahabatku, Shin Yehyun. Kenapa? Karena hari ini adalah hari pernikahannya dengan orang yg selalu dicintainya, seumur hidupnya kukira. Dan apa yg kulakukan disini? Menulis diary..haha Baru kali ini seorang Lee Sungmin yg tidak pernah takut pada apapun merasa tidak berani, bukan lebih tepatnya tidak sanggup untuk melakukan sesuatu, yaitu datang ke pernikahannya. Orang tuaku mengirimkan surat undangan pernikahan mereka 2hari yg lalu. Haaaaaaah..aku tidak begitu kaget, justru ini yg menjadi alasanku *alasan bodoh sebenarnya* menetap sementara disini. Jepang, aku selalu merasa tenang saat melihat bunga sakura, terlebih karena warnanya yg aku suka *I’m a pinky boy :p*,karena itu aku memutuskan untuk kabur kesini untuk sementara waktu, tapi entah sampai kapan. Sangat bersyukur orang tuaku dapat memahami keputusan bodohku ini.

Seperti yg kuduga, saat melihat tatapan hyunnie pada lelaki beruntung itu saat itu, aku tahu kalau cintanya pada lelaki itu takkan tergoyahkan, buktinya kami sudah bersama sejak umur kami 6thn hingga dewasa pun ternyata cintanya pada lelaki itu tidak luntur sedikitpun, padahal jelas-jelas disampingnya ada aku yg mempesona *kukira :p* hahaha ternyata pesonaku tidak mempan sama sekali padanya, kasihan kau sungmin ;huft

Ini kali pertama aku menulis diary, aku pikir tidak buruk juga lelaki menulis diary, tapi tentu tidak setiap hari aku menuliskannya, hanya ketika aku ingin saja..hahaha. Sebelumnya aku lebih banyak berdiam diri yg membuatku semakin tidak bisa menghilangkan bayangan hyunnie di kepalaku, karena itu aku mencoba mencari kesibukan agar perhatianku dan pikiranku terfokus pada hal lainnya. Sekalian bertemu dengan jodohku?? Siapa tahu..hehe ^.^

Wawww..ternyata tulisanku cukup banyak juga ya *2 halaman* hahaha pendek sebenarnya tapi untukku yg tidak pandai menulis, ini adalah rekor tulisan terpanjang yg kulakukan tanpa bantuan dari orang lain. Kalau ada tugas membuat paper, ato apapun yg berhubungan dengan tulisan, aku selalu meminta bantuan ……. Ah bahkan saat sedang menulis diary pun aku mengingatnya. Sudah sudah sudah aku cape nulis lagi.

Ku tutup buku diary-ku dan mendongak ke arah matahari yg akan tenggelam. Yah disinilah aku berada sekarang, duduk di kursi yg menghadap ke pantai. Aku sengaja memilih apartemen yg dekat yg dengan pantai, balkon ini menjadi tempat favoritku untuk menghilangkan semua penat di kepalaku.

“bruk”

“Eh, suara apa itu?” aku pun beranjak dan menengok ke bawah, ada seorang wanita yg terduduk di depan pintu halaman apartemenku, “sepertinya wanita itu terjatuh…baiklah aku tidak mungkin membiarkannya jadi patung duduk depan pintuku” ujarku sambil turun ke bawah berniat menghampirinya melalui tangga balkon.

Aku pun membuka pintu halamanku, dan menghampirinya, “nona, kau tidak apa-apa? Ada yg terluka?” ujarku sambil menyentuh tangannya. Dia pun mendongkakkan kepalanya dengan mata yg memerah sepertinya habis menangis ‘lucu sekali mukanya…kekekekeke’ ujarku dalam hati sambil menahan tawa karena dia malah melongo dengan mulut terbuka o.O

“Ah akhirnya hari ini datang juga, oppa ayo kita menikah” ujarnya tanpa basi-basi dengan tersenyum senang, tapi jelas itu membuatku jantungan. Bagaimana tidak, ini pertemuan pertama kita dan ‘ah orang gila, aku salah sudah menolongnya’. Aku pun terburu-buru berbalik dan berniat pergi meninggalkannya sebelum tangan itu meraihku, membalikkan badanku dan apa ini di bibirku, ‘dia menciumku ??!!’

“Oppa, kita akan bahagia, aku tahu itu. Jadi ayo kita menikah” ujarnya sambil menggandeng tanganku pergi berlawanan arah dengan pintu apartemenku, ‘Hei, aku bahkan belum mengatakan apa-apa’. Ku pegang tangannya dan kulepaskan dari tanganku dengan kasar, “Hei, siapa kau? Aku bahkan tidak mengenalmu tapi seenaknya kau mengajakku menikah, dan apa yg kau lakukan barusan hah??!!!! ITU CIUMAN PERTAMAKU!!!!!” teriakku di depannya, terutama bagian ciuman itu. Anehnya  dia hanya terkikik geli dan dengan tenangnya berkata, “itu juga ciuman pertamaku, jadi kita impas..hehe” ucapnya sambil tersenyum lebar dan yah ku akui senyumnya terlihat manis sekali. Ah tidak Lee Sungmin apa yg kau pikirkan, kau bahkan tidak mengenalnya sama sekali. “Kau yg memulainya, aku hanya korban, Tetap kau yg salah nona muda!!” balasku dengan penuh penekanan mencoba mengintimidasinya. Bukannya takut, dia malah menarik tengkukku ke depan wajahnya dan bahkan hidung kami bersentuhan, ‘GILA..apa yg akan dilakukan wanita ini?!’

“Cium aku, dan kita impas” ujarnya tiba-tiba. Dia menatapku tajam, langsung ke manik mataku tanpa berkedip sekalipun, ada kesungguhan dalam kata-katanya tadi, dan yah dari jarak sedekat ini aku bahkan bisa merasakan hembusan nafasnya dan wajahnya yg kuakui memang benar-benar manis, cantik dan oh tuhan apa yg terjadi selanjutnya benar-benar diluar dugaanku, aku menciumnya ‘Lee Sungmin kau sudah gila’ rutukku dalam hati sambil menciumnya.

Tidak berapa lama, kulepaskan ciumanku dan menatapnya. Dia masih menutup matanya sambil tersenyum lebar, cantik sekali ^^. Detik itu juga aku tidak bisa menahan degup jantungku yg berdetak tak karuan, dan tanpa sadar akupun ikut tersenyum menatapnya. Cinta, benarkah secepat ini ???

Akhirnya dia membuka matanya, dan kata-katanya selanjutnya benar-benar membuatku speechless, “Ciuman barusan, aku menitipkan cintaku padamu, bisakah kau merasakannya?” ujarnya lembut sambil memegang bibirku, dan yg lebih gilanya lagi adalah aku menganggukkan kepalaku, ‘Oh tuhan, aku sudah benar-benar gila sekarang, wanita ini…aish sial’ gerutuku dalam hati.

“Ah iyah, namaku Lim Sungmi, namamu oppa?” tanyanya tiba-tiba sambil mengulurkan tangannya. “Lee Sungmin.” jawabku kaku sambil meraih tangannya. ‘Ah tangannya lembut sekali….ya tuhan apa aku benar-benar telah jatuh cinta padanya?’

SUNGMIN END POV

 

SUNGMI POV

Di rumah Sungmi

“Aku pulang, Appa Eomma….Sungmi pulang” teriakku saat sudah di dalam rumah, sambil terus memegang erat calon suamiku ini dan berbalik menatapnya yg masih melongo saja sejak tadi. Semuanya terjadi begitu cepat, bahkan saat aku mengajaknya ke rumah, dia mengiyakannya begitu saja tanpa protes meski sepertinya dia belum tersadar sepenuhnya, ‘apa ciumanku begitu hebat tadi? Padahal kan aku hanya menempelkan bibirku saja, itu kan ciuman pertamaku juga >.< eh salah, ciuman kedua >////< Ya tuhan, aku sudah gila’ teriakku dalam hati sambil memutarkan bola mataku sendiri dan mengalihkan pandanganku ke arah orang tuaku yg menghampiriku.

“Omona..kau dari mana saja sayang? Pergi tanpa bilang-bilang, membuat kami khawatir saja. Bagaimana kalau ada yg menculikmu? Bagaimana kalau kau tiba-tiba pingsan di jalan? Ah eomma baru akan menelpon polisi sebelum akhirnya mendengar suaramu memanggil eomma lagi tadi. Anak nakaaaaaaalll” omelnya sambil mencubit pipiku gemas. “Hehe..mianhae. Sungmi bosan eomma, Kali ini Sungmi ingin jalan-jalan tanpa ditemani bodyguard-bodyguard eonnie, Sungmi hanya ingin melihat sunset saja, sendiri” jelasku sambil menundukkan kepala. Tapi aneh, kenapa semuanya tiba-tiba sunyi begini, aku mendongakkan kepalaku dan kulihat tatapan orang tuaku ke arah tanganku, “Oops” refleksku menyadari arti tatapan mereka. Yah, selama ini aku memang tidak pernah berdekatan dengan laki-laki kecuali ayahku. Meski hanya bersentuhan kulit saja, badanku akan langsung merinding dan berkeringat dan kalau dibiarkan lama-lama, aku akan pingsan di tempat. Itulah sebabnya aku selalu dikawal oleh bodyguard perempuan karena orang tuaku selalu khawatir kalau aku akan pingsan jika sampai berdekatan dengan laki-laki. Aneh memang, ini bukan penyakit. Alergi? Entahlah, bahkan dokter pribadiku pun tidak tahu apa yg kuderita ini.

Tentu saja kenyataan aku sedang berpegangan dengan seorang laki-laki dengan kesadaran penuh membuat kedua orang tuaku shock, bahkan mereka tidak bisa mengatakan apa-apa, hanya saling memandang. Orang tuaku menatap shock Sungmin Oppa, begitupun sebaliknya. Meskipun aku tahu alasan shock mereka itu berbeda.

“Hahahahahahahahaha” aku tidak bisa lagi menahan tawaku melihat ekspresi mereka bertiga, lucu sekali. “Appa Eomma, kenalkan ini calon suamiku, Lee Sungmin, aku ingin segera menikahinya. Bolehkan Appa? Eomma setuju kan?” bujukku sambil menunjukkan aegyo-ku pada mereka. “Yah ten ten tentu saja Eomma menyetujuinya, iya kan yeobo?” jawab Eommaku masih kaku sambil melirik Appa. Appa masih terdiam, tapi tiba-tiba memeluk Sungmin Oppa, dan berkata “Jagalah anakku, aku percaya padamu nak” ujarnya sambil tersenyum lebar, dan Sungmin Oppa lagi-lagi hanya menganggukkan kepalanya tanpa balas memeluk Appa, tentu saja karena tangannya masih ku pegang erat. Hihihi

“Jadi, kapan kita akan menikah?” tanyaku sambil menghadap Sungmin Oppa. Dan yang ditanya hanya balas menatapku tanpa mengatakan apa-apa. ‘Ya Tuhan, sebenarnya dari tadi Sungmin Oppa mikirin apa sih? Belum tersadar juga ampe sekarang’ gerutuku dalam hati dengan muka berkerut. Orang tuaku yg melihat kami hanya terkikik dan mengajakku ke ruang makan untuk makan malam. “Oppa, ayo kita makan” ajakku sambil menarik tangannya menuju ruang makan.

SUNGMI END POV

SUNGMIN POV

‘Sunset tadi aku masih duduk santai di balkon, dan sekarang aku sedang makan malam dengan calon istri dan mertuaku?? Sungmin kau sudah benar-benar gila sekarang’ rutukku dalam hati. Entahlah, semua ini berlalu begitu cepat, aku bahkan tidak bisa berpikir jernih dan hanya bisa menganggukkan atau menggelengkan kepalaku jika mereka bertanya padaku. Oh tuhan, apa arti semua ini??

Acara makan malam pun selesai, entahlah aku tidak begitu memperhatikan apa yg mereka bicarakan. Sekilas aku hanya mendengar kata undangan, tamu, tanggal pernikahan dan ah entahlah aku tidak mau mendengarnya, aku terlalu shock, aku ingin menolak tapi hatiku malah membiarkannya, pikiran dan hatiku seperti sedang berperang yg malah membuatku terdiam seperti patung diantara mereka yg sibuk berdiskusi ini itu. ‘Hyunnie….tolong aku’ hanya itu yg terlintas di pikiranku, yah aku membutuhkannya. Tapi mustahil mengingat sekarang kami berada di benua yg berbeda.

“Aku harus pulang” ujarku saat wanita ini sepertinya akan membawaku entah kemana lagi di rumah besarnya ini, ah bahkan aku tidak berani menyebut namanya. “Menginaplah disini Oppa, kau bisa tidur di kamar tamu.” Jawabnya masih dengan tersenyum riang. “Tidak perlu, aku butuh waktu untuk memikirkan ini semua, aku……..aku bahkan tidak tahu apa yg sedang kulakukan sekarang, disini. Aku………*sigh* aku hanya perlu pulang, mengertilah” ucapku lelah, yah aku lelah, lelah karena sedari tadi aku memikirkan banyak hal yg tidak kumengerti. Aku lelah, dan kurasa dia bisa melihat kelelahan itu di mataku karena dia hanya tersenyum dan mengangguk mengerti, “Baiklah, pulanglah Oppa, perlu diantar?” tanyanya. “Tidak perlu, aku butuh waktu……dan sendiri” jawabku. Dan akhirnya dia melepaskan tanganku, ah bahkan aku tidak menyadari sedari tadi dia tidak melepaskan genggaman tangannya dari tanganku.

“Oppa, Saranghae” ucapnya sebelum aku berbalik meninggalkannya. Aku hanya tersenyum, mengacak rambutnya, entah harus menjawab apa tapi yg pasti hatiku berdegup sangat kencang mendengarnya. Dan aku pun berlalu meninggalkannya.

21 Maret 2011

Hah, siapa sangka tulisan kedua diary-ku ini kulakukan di hari sama, bahkan hanya berselang beberapa jam saja. Aku masih tidak percaya dengan semua yg terjadi beberapa jam lalu, pertemuan anehku dengan wanita itu, Lim Sungmi. Aku tidak mengenalnya, seumur-umur aku hanya pernah dekat dengan 1 wanita saja, Hyunnie..teman masa kecilku, cintaku yg bertepuk sebelah tangan. Ah kembali lagi pada Lim Sungmi, tatapan matanya yg teduh, senyumnya yg manis, tawanya yg riang, aegyo-nya yg terlampau menggemaskan..oh tuhan siapa dia? Apakah dia malaikat yg kau kirimkan untukku sebagai pelipur laraku, jodohku? Tapi apakah ini tidak terlalu cepat? Beberapa jam yg lalu nama SHIN YEHYUN masih melekat jelas di kepala dan hatiku, dan sekarang kenapa tiba-tiba nama LIM SUNGMI yg ada di kepalaku?? Aku tidak mengerti, sungguh aku bingung. Aku tidak mengenalnya sama sekali, sama sekali tidak mengenalnya dan aku frustasi sendiri karena hal itu. Aku tidak ingin menjadikannya sebagai pelampiasan sesaatku, aku tidak ingin debaran ini hanya sementara saja dan suatu saat akan hilang tanpa bekas. Wanita itu, Lim Sungmi, terlalu rapuh untuk disakiti dan aku tidak ingin menyakitinya jika benar suatu saat aku menyadari kalau dia hanya sebagai pelampiasanku. Aku tidak bisa berpikir jernih sekarang, aku butuh waktu. Sungmi ah maafkan aku, selama perjalanan pulang kesini aku sudah memikirkannya dan aku benar-benar mantap dengan keputusanku. Keputusan yg bahkan aku sendiri tidak tahu kenapa aku akan melakukannya. Aku hanya tidak bisa berpikir jernih sekarang dan tidak ingin melakukan kesalahan kali ini. Sekali lagi, Lim Sungmi maafkan aku meninggalkanmu. Maaf

“Lim Sungmi….maafkan aku” lirihku dan tanpa sadar aku menitikkan airmataku “Oh Tuhan aku menangis, aku tidak percaya ini”

Akupun menutup buku diary-ku dan pergi meninggalkannya begitu saja di atas meja balkon.

To be continued

Teruntuk Sahabatku

Ini curhatan sayah..#abaikan

Bohong kalo aq bilang gada rasa ama dy…tapi memang rasa itu tidak sampai yg namanya ‘cinta’..namun saat kehilangannya entah kenapa ada rasa sesak dalam hati, sesal, sedih, kesal (?) dan entahlah terlalu banyak yg rasa yg bercampur. 1 yg pasti, kehilangan…..

dia, yg setiap hari menanyakan kabarku..

dia, yg setiap hari entah bagaimana caranya tahu apa yg sedang ku lakukan..

dia, yg setiap malam mengirim pesan hanya bertuliskan “kangen”

dia..dia..dia..dia..dia..

dia yg akhirnya lelah menunggu balasan cintanya dariku akhirnya menyerah dan membuka hatinya untuk orang lain, dan entah bagaimana tiba2 dia sudah berkomitmen dengan orang lain yg adalah juga temanku

Senang? YA. akhirnya dia bisa menemukan seseorang yg membalas perasaannya dan terlebih orang itu adalah temanku sendiri yg aku percaya bisa menjaganya.

Sedih? YA. hampir 6thn dy selalu ‘berada di sekelilingku’ dan tiba2 hilang. kehilangan….itulah yg kurasakan karena bagaimanapun dia sudah menjadi teman yg berharga untukku.

Sungguh egois diriku,,,aku tahu aku tidak mencintainya tapi aku malah tidak ingin dia pergi….haaaaaaaaaaahhhhhhh

 

Ada hal yg ingin kukatakan padanya, tapi tidak bisa.

“Aku mungkin tidak mencintaimu,,tapi kau adalah salah satu temanku yg berharga

Berbahagialah sobat, aku akan bahagia untukmu.” 🙂

 

 

 

Credit: Super Juniors Baidu
Reupload & Posted by: uksujuid (www.sup3rjunior.wordpress.com)
TAKE OUT WITH FULL & PROPER CREDITS.
ALWAYS CREDIT ‘SUP3RJUNIOR.WORDPRESS.COM’ AS WELL. Thank you 

Romanization

[Donghae] jami wa, jami wa, i jiteun nunmul kkeute kkeuti wa
nae bang, changmun bakk, gwanshim bakk
deung dollin chaero myeochil bami ga, ni gieoki

[Yesung] cheoeum biga naerin nal buteo, jeojeun majimak kkaji
ginagin teoneol sok, eodum do
kkum sogeseon jogeum cheoncheonhi seumi neunde

[Kyuhyun] geudae ye gieok dolgo dora bwado, pihae galsu eobtneun geumal
he eojim ye kkeute dara, dashi dora, dashi dora
[Ryeowook] neurit neurit ssaha onsu manheun gamjeong do
neurit neurit dama on sumanheun chueok do
jogeum mandeo (neurit neurit) ijeul ge andante

[Ryeowook] iksuk haejin kkume chabun chabun hage ibyeoreul junbi hae, yeah
[Yesung] kkum sogeseo do geudae mameun,
[Yesung & Ryeowook] tong bakkul suga eobt neunde, yeah
[Kyuhyun] eonje jjeum ijeul su isseulkka, nuneul tteumyeon geumsae Thursday tto Tuesday
[Heechul] ijen shigan majeo bballa jyeo ga, jogeum mandeo geudael dama dugo shipeunde

[Sungmin] geunal ye gieok doldo dora bwado, pihae galsu eobtneun geugot
geudae ye jib ape dara, dashi dora, dashi dora
[Kyuhyun] neurit neurit daga on ibyeol ye sungan do
neurit neurit meoreojin geudae ye maeum do
jogeum mandeo (neurit neurit) mideulge andante

[Yesung] chameuryeo hae bwado, eojjeol su eobshi cha olla shirin naye nun ape
seoseo hi go ideon, nunmul cheoreom, cheoncheonhi

geudae ye gieok dolgo dora bwado, pihae galsu eobtneun geumal
he eojim ye kkeute dara, dashi dora, dashi dora
neurit neurit ssaha onsu manheun gamjeong do
neurit neurit dama on sumanheun chueok do
eonjen ganeun (neurit neurit) ijeul ge andante
[Ryeowook] andante

Romanization Credits: suju

 

Translation:

Sleep is coming, sleep is coming
It comes at the end of these thick tears

In my room, out the window
Out the interest, as I turn my back
I spend many nights with your memories

Starting from the first day that it rained
Till the last soaked day
The darkness of the long tunnel
In my dream, it soaks up slowly

* No matter how much I turn back your memory
Those words, I cannot avoid
At the end of separation,
I turn back, I turn back

** Slowly, slowly, the stacked up emotions
Slowly, slowly, the gathered memories
I will slowly, slowly forget them
Andante

In this dream that I’ve gotten used to
Carefully, carefully, I’ll prepare for separation

I can’t even change your heart in my dream

When will I be able to forget you
When I open my eyes, it’s already Thursdays and again, Tuesday

Now even time is passing quickly
When I want to keep you in a little bit more

No matter how much I turn back the memory of that day
That place, I cannot avoid
In front of your house,
I turn around, I turn around

Slowly, slowly, the approached moment of separation
Slowly, slowly, your further distanced heart
I will slowly, slowly, start to believe it
Andante

I try to endure through it
But I can’t help it-
It builds up coldly, in front of my eyes
My tears gradually well up, slowly

* repeat

** repeat

Someday, I will slowly, slowly forget them
Andante
Andante

Translation Credits: pop!gasa

 

Romanizations

[Donghae] neon mudji, hangsang eolmana, neol sarang ha neunji
[Ryeowook] gakkeumsshik, ajik meon, mirae kkaji buranhae haji
[Yesung] geokjeong hajima neol gwerob hajima, naegen wanbyeokhan saram ingeol
[Kyuhyun] summan shwi eo do, hwajang anhaedo, neon areum dawo, nun busheo

[Sungmin] haru e hanbeon man neol saenggakhae
deo isangeun andwae, akkyeo dul geoya
[Heechul] himdeul eobtdeon haru ye sunshine geudaeman
isseo jun damyeon O.K. geugeollo dwae

[Leeteuk] neol bomyeon, pyeonhae ireon mal, neon shilheo haetjiman
[Shindong] haengbokhae, hajiman, yeojeonhi neon buranhae haetji
[Eunhyuk] ye shim hajima neol gwerob hijima, sashil sunjinhan saram ingeol
[Siwon] sarang seureon nun useum neomchil ttae, neon areum dawo, nun busheo

haru e hanbeon man neol saenggakhae
deo isangeun andwae, akkyeo dul geoya
himdeul eobtdeon haru ye sunshine geudaeman
isseo jun damyeon O.K. geugeollo dwae

[Ryeowook] meorissok ontong neoye saenggak ppun
[Kyuhyun] mwonga dareun geoseul wonhaedo, jamshi meolli tteoreojyeo bwado
gyeolguk neo, gyeolguk neo, neomu shinbihae

[Donghae] jamshi nun gamgo neol tteo ollyeo
You’re So Beautiful Girl, neo ppunya
[Yesung] jigeum geudaero ni moseubi
gajang areum dawo nun busheo ([Donghae] My Girl)

haru e hanbeon man neol saenggakhae ([Ryeowook] ohh)
deo isangeun andwae, akkyeo dul geoya ([Ryeowook] deo isangeun andwae, akkyeo dullae)
himdeul eobtdeon haru ye sunshine geudaeman
([Kyuhyun] himdeul eobtdeon haru ye sunshine, geudaeman)
isseo jun damyeon O.K. geugeollo dwae ([Yesung] O.K. geugeollo)

haru e hanbeon man neol saenggakhae ([Kyuhyun] haru e hanbeonman, saenggakhae)
deo isangeun andwae, akkyeo dul geoya ([Kyuhyun] andwae, akkyeo dul geoya)
himdeul eobtdeon haru ye sunshine geudaeman
([Ryeowook] himdeul eobtdeon haru ye sunshine geudaeman)
isseo jun damyeon O.K. geugeollo dwae ([Kyuhyun] isseo jun damyeon O.K. geugeollo dwae)

Romanization Credits: suju

Translation:

You always ask, how much I love you
Sometimes, you get worried about the far ahead future

Don’t worry, don’t torture yourself
You are my perfect love

Even if you’re just breathing
Even if you don’t have makeup on
You are beautiful, eye-blinding

I think of you just once a day
It can’t be more, because I’m saving you up

The sunshine of a hard day
If only you are here, it’s OK
That’s all I need

When I see you, I feel comfortable
Even though you don’t like it when I say that

I’m happy but still you are nervous

Don’t doubt- don’t torture yourself
Actually, this is a pure love

When you give off that lovely smile with your eyes
You are beautiful, eye-blinding

I think of you just once a day
It can’t be more, because I’m saving you up

The sunshine of a hard day
If only you are here, it’s OK
That’s all I need

Translation Credits: pop!gasa

@payzama: Nge-dance sambiL bka bju >> Eunhyuk

@siinadios: Wkt kyu gendong fans’nya yg gendut di fans signing di Cina \(♥o♥)/ \(♥o♥)/

@407203lover: waktu teuk bilang “assalamualaikum” di KIMCHI kmr :’) unforgettable~

@SapphireBlueELF: saat kyuhyun melakukan sesuatu dengan ikhlas untuk ELF especially Sparkyu 🙂

@marisaulia: Leeteuk selalu terlihat seneng di dpn semua orng walaupun lg capek sama bnyk masalah

@Dbeansprout: eunhyuk manggil gw ‘sayang’ wkt d KIMCHI.. ^^

@VinnLawliet: waktu sungmin ga nangis di ss1 marry u dan tetep semangat nyanyi 🙂

@fisforfikha: bully2an (?)

@IffonChininthaa: mau tauu ajja.itu rahasiaku n dia *sinting 😀

@anyunbawell: Tampang+tingkah laku mrka yg lucu

@LisaDP_: His smile, his voice,his eyes and his story >> Kyuhyun

@abcdini: Onew sangtaenyaaa

@khyuarhae: smirknya Kyuhyun, gummy smile Hyukjae, sama cute smilenya Donghae >\\\<

@febifebber: Suara,sikap,muka semuanyaaaa deh *wookie*

@chochrizelf: UANGNYAAAAA KYUHYUN

@VinnLawliet: imutnya sungmin yang kadang kadang juga ganteng (?) dan juga suara tinggi yang bertenaga (?)

@bettykumala: kyuhyun! ganteng 🙂 perfect

@angelz_applezz: Semua yg ada di dirinya bikin gue jatuh cinta >> Kyuhyun!

@herfinahp: Mukanya,sifatnya >> Siwon

@kyu_evilmagnae: face+voice = perfect KYUSUNG

@KyunaChoi: Semuanya yang ada dikyuhyun u,u terutama evilnya (?)

@rihyuun: Ganteng iiiiiih, suaranya kyu jg bagus

@chocofiya: Taecyeon giginya:D

@HeeKyuKakaOnew: lucu,suaranya keren,aneh,ganteng,galak,n jailnya itu loh…Heenim n Kyu

@feliitaaFeL: Semuany (♥̃͡o♥̃͡)

@devlifran: semuanyaa (kyuhyun sm yesung)

@adelineclara: semuanya!

@sintayuri: Yuri is sexy warrior

@nayla_elf: aq suka wonppa cuz bandanya sixpack hoho n kyuppa cuz suara.y yg bikin melting , kekeke

@Rhet_No: hyukie plg keren kalo dance. n plg lucu kalo dah lawak ^^

@ikhunhyun: Suara,muka,pinter,evil,dll.. *undescribeable feelin 4 KYU* 😀

@marisaulia: Sifatnya si leeteuk 🙂

@SapphireBlueELF: maybe suaranya, wajahnya, evilnya, haha. Saya aja gak tau kenapa bisa jatuh cinta sama Kyuhyun 😀

@mei2_chii: Aku mers Chullie org yg sgt tabah. Kakinya terluka brt krn kecelakaan, tp ia ga prnh gnkan itu utk sebuah excuse. Salut ^^

@fisforfikha: dia itu evil, polos, dll >> kyuhyun

@mata_p4nda: bibirnya heechul yang seksi

@Az_Kyukey: Mata,suara, sma kepribadiannya ^^

@MySiwonTaemin: Karena dia nganteng,taat beragama,ramah,kaya, badannya atletis bgt ( Bias Siwon) >,<

@choikangkihyoon: Lucu hahaha

@Queenoy: Suaranya yg merduuu sm mukanya yg kaleeemm :*

 

@Okiieochie: It’s You! itu pas bagian kyu yg tik tok tik tok kekekek

@LisaDP_: It’s You – Kyuhyun

@sonyasoonya: Super Girl – Kyuhyun

@filzaaath: No Other – Kyuhyun

@rirrikumala: SEOUL – Lee Sungmin

@KEZAKYU96: Bingeul Bingeul – Kevin Woo Sung Hyun

@EviLHika:  U – @GaemGyu msi polos (?)

@adelineclara: No Other *@siwon407 dy so sweet sekali*

@hwichanjejung:  U – Wookie & Miss U – Jaejoong

@devlifran: It’s You- Yesung & No Other – Kyuhyun

@raniisya33: No Other – Kyuhyun

@herfinahp: Haengbok – Siwon

@FKtoSJ: Bonamana – Kyuhyun disitu menlynya keliatan

@marisaulia: Haengbok – Kibum

@TiaEelsukkie: Happines – Kyuhyun LOL

@Rhet_No: Sorry Sorry Answer – Hyukie keren bgt dsitu! dr style ampe dance nya

@debbyylayy: Perfection – Donghae (♥̪̃͡o♥̪̃͡)​

@OKsandeul: Gee – Sunny

@anyahe: Leeteuk – Sorry Sorry Answer ​\(´▽`)/

@olakyu: SHE’S GONE – KYUHYUUUUUN

@SapphireBlueELF: It’s You

@rihyuun: No Other – Kyuhyun

@sintayuri: Yuri – Run Devil Run

@fisforfikha: Sorry Sorry

@helloimkyuhae: Bonamana

@SparKYU_noni: Super Girl

@tyazCloud: No Other

@Kyunniessa – Sorry Sorry Answer

@Paviitaa: Hello

@ninandinii: Jhon Legend – Ordinary People

@devilmagnaeoon: Neorago

PERSONALLY

By: Heechul

@Offichshab7: Because You’re My Girl

@mei2_chii: Michyeo *in the end he said “I’m crazy about u” >__<*

 

By: Yesung

@tarramadhany: It Has To Be You

@henryIau89: It Has To Be You

@devlifran: Waiting For You

@HeavenlyBlushed: It Has To Be You * for me ^o^

@Rizqiah0719: No Other

 

By: Sungmin

@VinnLawliet: For Tomorrow

@sarahaveiro: Just The Two of Us *sungmin smbil main gitar*

@nuy_bLacksmile: Falling Slowly

 

By: Donghae

@stefiesterianti: Marry you

@wantifishy: Beautiful

@epehae: My Everything

@Lingdonghae: My Everything 🙂

 

By: Kyuhyun

@kyulee_elfina: Listen To You

@Okiieochie: LOVE AGAIN!!! beh Kyu nyanyi “dashi ireona” *merinding* 😀

@LisaDP_: Love Again

@khyuarhae: 7 Years of Love sama Listen….. To You

@anyunbawell: Hot Times

@devlifran: Love Again

@TiaEelsukkie: Listen To You

@Luphchibi: Frist Impression

@Yupu_Kyu: 7 Years of Love

@SapphireBlueELF: All My Heart

@ikhunhyun: Marry U *Skalian ngelamar.. Haha #plak*

@Lovesesang: Believe

@fisforfikha: Listen To You

@kanianad: Listen To You

@EchaSK: Puff the magic dragon

 

By: Choi Min Hwan (maknae F.T. Island)

@EviLHika: Rainism

 

DUET or ALL

@khyuarhae: Donghae ft Ryeowook – Just Like Now

@kyu_evilmagnae: Kyuhyun ft Yesung – It Has To Be You

@renfit14: Marry U

@herfinahp: Marry U

@Kyunniessa: Marry U

@choikangkihyoon: Marru U

@agtriong: Why I Like You

@hyukcan: Marry U

@evi_717: Marry U